Beef Lada Hitam

Setelah merayakan Idul Adha, biasanya persediaan daging sapi di rumah jadi berlebih. Kadang ada perasaan bingung mau dimasak apa lagi yaa? Umumnya dibikin rendang atau gulai. Wah, tapi ngebayangin daging ditambah santan, wuih....lemak ketemu lemak? Wah wah wah.. bukan hanya bikin gendut tapi juga kurang sehat. Apalagi kalau tidak diimbangi dengan makan sayur atau buah dan juga berolahraga.

Makanya, saya mencoba masak yang lain, yaitu Beef Lada Hitam. Kebetulan suami suka makan Kepiting Lada Hitam, saya pikir, resepnya sama aja yah? tinggal kepiting-nya diganti daging sapi. Oke deh, here we go... :)

Bahan :
- daging sapi
- brokoli
- tomat

Bumbu :
- bawang putih
- bawang merah
- cabe keriting
- garam
- gula
- minyak ikan
- lada hitam

Caranya :
- sangrai lada hitam hingga wangi..kemudian simpan
- tumis bawang putih, bawang merah, cabe yang sudah diiris tipis
- masukkan lada hitam yang sudah di-sangrai
-
masukkan potongan daging, aduk hingga rata
- tuang sedikit air
- masukkan gula, garam, minyak ikan sesuai selera
- masukkan brokoli aduk sebentar..trus angkat..

And whoala... this is it..
Beef Lada Hitam
ala Chef Anna Quinn :)

Hehe, boleh yaaa...sedikit bergaya Farah Quinn.. :p Makasih juga buat suami yang udah motret masakan ini.. jadi terlihat lebih yummy... Buat sobat blogger, selamat mencoba resepnya.. :)

Siasat Ruang Tamu Kecil Jadi Memikat

Memiliki rumah adalah idaman hampir setiap orang. Tapi apa daya, harga rumah dan tanah semakin melambung tinggi. Alhasil sekarang rumah-rumah yang dijual biasanya dalam ukuran yang kecil-kecil. Tipe 21, 36, dan 45 dengan luas tanah yang terbatas. Tapi tidak mengapa karena rumah kecil pun bisa disulap menjadi cantik dan nyaman untuk ditinggali. :)

Pada umumnya, rumah dengan tipe kecil memiliki ruang tamu yang menyatu dengan dengan ruang keluarga. Di satu sisi keadaan ini bisa kurang menguntungkan, karena kurang private atau timbul perasaan tidak bebas, namun jika kita bisa kreatif dan memilih perabot dengan benar, ruangan ini bisa digunakan secara optimal.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan :

1. Ruang tamu dan ruang keluarga tidak perlu dipisahkan.

Mengapa? Karena tidak setiap saat kita menerima tamu. Sehingga ruang tamu akan kurang termanfaatkan. Ruang yang tidak terpisahkan ini juga memiliki beberapa keuntungan, yaitu, memberi ruang yang cukup luas, terutama untuk keluarga muda yang memiliki anak balita, dan menciptakan suasana lebih akrab dan kekeluargaan saat tamu berkunjung.

Saat tidak ada tamu, ruangan ini bisa menjadi ruang private untuk keluarga menonton TV atau sekadar bersantai.

2. Pilih perabot yang tidak berlebihan.

Hindari perabot yang terlalu besar. Pilihlah yang minimalis, sehingga tidak terlalu memenuhi ruangan tamu sekaligus keluarga tersebut. Kalaupun ada perabot yang besar, maksimal satu (1) buah saja. Misalnya sofa. Padankan dengan puff/otto/sofa kecil dan meja kecil.

Ini ruang tamu saya, biar kecil tapi nyaman kan?? :)

3. Pilih warna yang serasi.

Hindari warna yang terlalu kontras karena warna tersebut akan nampak 'menyempitkan' ruangan. Sebaiknya pilih warna yang senada, walaupun motif-nya tidak harus sama. Misalnya motif garis dan bunga, walaupun bertubrukan namun warnanya serasi. Contohnya bisa dilihat di sofa dan karpetnya.

4. Berikan sedikit aksen / ornamen.

Ruangan yang tidak terlalu besar, bukan berarti tanpa aksen / ornamen. Beri sedikit saja, jangan berlebihan, misalnya foto, batang bambu kering, atau wallpaper. Tujuannya agar ruangan tidak berkesan kaku dan lebih terasa homy.

Sedikit sentuhan bisa membantu menciptakan suasana.

Tips dan trik ini berdasarkan pengalaman pribadi saya aja lho... Bersifat subyektif, belum tentu memiliki penilaian yang sama dengan saya.. Semoga tips ini berguna bagi teman-teman yang juga baru memulai tinggal di rumah sendiri yang mungil.

Kisah Ikhlas

Idul Adha atau juga dikenal dengan Lebaran Haji selalu menjadi istimewa bagi banyak orang. Mulai penjual sapi dan kambing, masyarakat yang pengen berkurban, masyarakat yang pengen dapet daging kurban, sampai para tenaga jagal hewan kurban. Banyak sekali yang dapat manfaat dari Idul Adha.

Sejatinya yang disampaikan dalam Idul Adha adalah semangat untuk ikhlas terhadap apa yang kita miliki, ehm.. tepatnya apa yang dititipkan Allah kepada kita. Kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih puteranya, Nabi Ismail, tentu sudah sangat kita kenal. Betapa Keikhlasannya sungguh luar biasa, tidak terbayangkan pergulatan batin Nabi Ibrahim saat itu.

Baru saja saya blogwalking dan mampir ke blog mas sibaho, yang dalam tulisannya memberi link untuk sebuah blog yang baru saya kenal. Blog milik Mas Moelyadi yang bercerita tentang Kisah Yu Timah. Bercerita tentang keikhlasan yang luar biasa, sangat tulus... Bergetar saya membacanya, air mata juga mengalir pelan.. Saya merasa, bahwa apa yang sudah saya lakukan masih jauh sekali dengan apa yang dilakukan Yu Timah, padahal seharusnya saya bisa berbuat lebih. Dan apa yang pernah terjadi pada saya pun... belum secuil dari keikhlasan dari Yu Timah.

Silahkan baca Kisah Yu Timah, semoga kita beroleh pelajaran darinya.

Puasa Arafah

Selamat Pagi!!
Selepas subuh saya bikin postingan ini. Hari ini adalah tanggal 26 November 2009, atau 9 Dzulhijjah 1430 H. Sehari sebelum Lebaran Haji atau Idul Adha. Bagi yang muslim dianjurkan sekali berpuasa.. Jujur saya hampir lupa, kalo nggak dingatkan oleh teman maupun ustad masjid tempat saya biasa sholat. :) alhamdulillah sudah diingatkan..

Puasa Arafah sendiri ternyata memiliki makna yang sangat besar, seperti dalam riwayat Rasulullah SAW,

"Saya berharap kepada Allah, agar dihapuskan (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya" (HR Muslim)

Artinya barang siapa menjalani puasa pada hari itu, insya Allah akan dihapuskan dosanya selama setahun sebelum dan sesudahnya. Tentunya sayang untuk dilewatkan, secara dosa saya udah banyak...perlu penghapusan.. :)

Oke deh, selamat berpuasa ajah buat yang menjalankan, sekalian ya Selamat Lebaran Haji. Trus, karena beberapa hari ke depan pasti banyak masakan berdaging yang tersaji, jangan lupa jangan berlebihan... lemak dan kolesterolnya.... :)

Waspadalah!!

Hai para perempuan, waspadalah!!
Bulan-bulan menjelang akhir tahun seperti ini harus diwaspadai oleh para perempuan. Emang ada apaan? Karena akhir taun begini banyak sekali godaan datang dalam bentuk great sale, atau diskon gede-gedean di department store.. Tidak hanya akhir tahun sih, yang jelas menjelang hari raya, lebaran dan natal. Wah... harus hati-hati... :)

Seperti barusan, ada potongan diskon dari sebuah department store, saya dan temen kantor belum-belum udah bikin rencana mo beli ini beli itu..ck ck ck... perempuan..

Sejatinya diskon sebenernya tipuan belaka, harganya udah dinaikin dulu, jadinya harganya ya sama aja.. Dweh, kena tipuan deh :(

Tapi terkadang belanja bukan didasari oleh kebutuhan, hanya semata-mata keinginan yang pada akhirnya tidak mendatangkan manfaat apa-apa. Bahkan ada yang lebih parah, kalo lagi stress obatnya adalah belanja...waduh, parah kalo ini... Dan karena tidak didasari kebutuhan, barang-barang itu akhirnya hanya ngendon aja tak terpakai dan tak berguna.

Pengalaman pribadi nih, saya walaupun gak terlalu hobi belanja (yang bener??) pernah juga mengalami 'kalap'. Beli sesuatu tanpa didasari kebutuhan yang pasti, cuma pengen ajah, tapi gak jelas... Dan guess what? Pakaian yang saya beli sampe sekarang ini hanya numpuk di lemari dan belum sekalipun saya pakai :( kalo ngliat tuh baju-baju, nyesel ajah...duit saya cuma jadi gombal alias kain yang gak kepake.

Selain diskon, ada hal lain yang harus diwaspadai, yaitu rayuan SPG-nya. Pengalaman pribadi juga.. (oalah...ternyata diriku mudah dirayu) Pernah suatu ketika saya lagi jalan ama suami di pusat perbelanjaan. Kebetulan suami lagi bayar di kasir, saya iseng liat counter asesoris dan kosmetik. Tiba-tiba saya didatangi seorang SPG cantik yang nawarin lulur. Eh, hanya karena rayuan dapet potongan Rp.10.000,- saya beli juga tuh lulur... Sekarang, lulur itu cuma menuh-menuhin kamar mandi aja. Nggak abis-abis... Saya jadi yakin, selain saya yang tergoda, si mbaknya emang punya keahlian merayu tuh.. (ngeles).

Memang sudah seharusnya kita lebih bijaksana dalam membelanjakan uang. Lebih bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan, sehingga tidak terjadi pemborosan yang nantinya merugikan diri kita sendiri... Lagian duitnya bisa ditabung atau diinvestasikan sehingga bermanfaat untuk hari depan. Betul?

Berbuah Mangga

Nggak terasa udah 8 bulan saya menempati rumah kami. Sedikit demi sedikit rumah mengalami perubahan. Tadinya kosong, jadi punya kursi, tadinya kalo makan nglesot, sekarang udah punya meja makan. Dan salah satu perubahan yang terjadi adalah pohon mangga di depan rumah... :) Tadinya 'trondol' (karena dahan dipangkas pendek) sekarang udah berbuah cukup banyak...

Ini foto rumah awal ketika kami pindah. Tuh, pohon mangganya 'tandus' banget kan?


Nah, ini pohon yang sama, tapi mangganya udah berbuah. Karena pohonnya pendek, gampang metiknya. Sebagian mangganya udah dipetik..jadi tinggal sedikit..


Hm, ranum deh mangganya...

Alhamdulillah, ketika saya bawa ke kantor buat sekadar icip-icip, banyak yang bilang mangganya manis..apalagi pelok atau bijinya tipis banget.. Dan kabar terkini, pohonnya ternyata masih berbunga, semoga ajah nggak rontok karena kena hujan dan masih sempat berbuah lagi... Siapa tahu kalo mampir ke rumah saya, masih bisa kebagian mangga ;)

2012

Baca judul di atas, pasti udah ngerti arah tulisan ini.. Yups, seputaran isu kiamat yang bakal terjadi di tahun 2012 dan film Hollywood dengan tema yang sama. Keduanya jadi isu hangat di mana-mana, di sekolah, di kantor, di rumah, di tv, di radio, di koran, sampe ke blog-blog pribadi. Yang ngomongin juga beragam, dari anak-anak sampe orang dewasa, dari artis sampe ustad. Rame lah pokoknya...Isu kiamat sebenernya udah sering terjadi, tapi mungkin kali ini bener-bener fenomenal ditambah pula dengan rilisnya film 2012.


Sebenernya saya juga belum nonton film itu sendiri, cuma liat thriller-nya aja di TV. Selain belum sempat nonton ke bioskop, juga karena tiket-nya selalu sold out. Sampe-sampe temen saya harus beli lewat calo untuk dapetin tiket nonton 2012. Walah, hari gini, nonton di cineplex juga ada calo-nya yah?? Ini tidak lain dan tidak bukan, membuktikan betapa isu ini betul-betul menyedot perhatian banyak orang. Yang dapet untung yaa...yang bikin film 2012.. :D

Kalo liat di TV, betapa film ini menimbulkan pro dan kontra. Bahkan di Malang, MUI setempat telah membredel film ini untuk tidak diputar. Kekhawatiran yang muncul adalah orang menjadi meyakini bahwa kiamat akan datang tahun 2012, orang jadi resah, dan sebagainya. Kalo saya sih, tetep ambil positif-nya aja, gak perlu acara bredel segala...paling tidak kita jadi diingatkan kembali, bahwa kiamat itu emang ada. Kapan? hanya Allah yang tahu. Bisa terjadi kapan aja. Bahkan juga di tahun 2012, tapi gak ada hubungannya sama sekali dengan ramalan atau perkiraan manusia. Tapi karena Allah memang sudah menentukan waktunya.

Anyway, saya juga pengen nonton film 2012, pengen tahu kiamat versi Hollywood kayak apa.. :)